PABBSI Bubar, Banyuwangi Rencanakan Bentuk Tiga Perkumpulan Olahraga Berat

Home / Olahraga / PABBSI Bubar, Banyuwangi Rencanakan Bentuk Tiga Perkumpulan Olahraga Berat
PABBSI Bubar, Banyuwangi Rencanakan Bentuk Tiga Perkumpulan Olahraga Berat ILUSTRASI - Atlet angkat besi Indonesia Sri Wahyuni. (FOTO: ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

TIMESJATENG, BANYUWANGI – Bubarnya kepengurusan Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia atau PABBSI di tingkat pusat, berimbas terhadap kelangsungan cabang olahraga di tingkat Kabupaten. Menyikapi hal tersebut, Banyuwangi berencana untuk membentuk tiga perkumpulan olahraga berat.

Yaitu Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) dan Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).

Bubarnya kepengurusan PABBSI ini menyebabkan induk yang menaungi para atlet bina raga, angkat berat dan angkat besi berjalan sendiri-sendiri.

Ketua PABBSI Banyuwangi, Beni Hiar mengatakan, pihaknya akan melakukan pembentukan perkumpulan tiga olahraga berat ini yang disesuaikan dengan federasi turunan dari PABBSI di pusat tersebut.

"Untuk saat ini wewenang di tingkat Provinsi dan Kabupaten diserahkan ke pengurus PABBSI di daerah," kata Beni, Senin (3/8/2020).

Nantinya, pengurus dari setiap perkumpulan itu akan dibentuk oleh PABBSI. Beni mengatakan, karena sifatnya masih penyesuaian maka tidak ada Musyawarah Kabupaten (muskab) seperti pada kepengurusan cabor pada umumnya. Musyawarah akan dilakukan setelah satu periode pengurusan.

Dia berpendapat, pemisahan PABBSI menjadi tiga turunan ini sangat merugikan bagi Banyuwangi. Menurutnya, diantara ketiganya ada bidang yang sangat kurang diminati. Bahkan di Banyuwangi hampir tidak ada peminatnya.

Dia menilai, dari ketiganya olahraga jenis binaraga dan fitness lah yang paling populer diminati. Sedangkan untuk angkat berat dan angkat besi nyaris sepi peminat. Sehingga membuat pembinaan di bidang-bidang tersebut berjalan kurang maksimal.

"Makanya waktu Porprov Jatim 2019 kemarin kita coba maksimalkan angkat besi. Supaya banyak yang berminat menekuni bidang ini, karena memang SDMnya tidak terlalu banyak," jelasnya.

Sedangkan untuk Porprov Jatim 2021 nanti, dia memungkinkan ketiga federasi turunan olahraga berat ini masih tetap berdiri di bawah satu cabor. Baru setelahnya, semua akan berjalan dari induk olahraga masing-masing. "Pusat hanya menyesuaikan dengan induk mereka di internasional. Yaitu International Weighlifting Federation (IWF) yang juga pecah menjadi tiga. Jadi mungkin Porprov depan ini terakhir, karena untuk Sea Games dan Olimpiade sudah menggunakan regulasi baru," kata Ketua PABBSI Banyuwangi tersebut. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com