Garam Dapat Hindari Kematian Ikan Kolam Bioflok di Suhu Ekstrim

Home / Ekonomi / Garam Dapat Hindari Kematian Ikan Kolam Bioflok di Suhu Ekstrim
Garam Dapat Hindari Kematian Ikan Kolam Bioflok di Suhu Ekstrim Udiono sedang memberikanpakan Ikan sambil mengurangi air pada kolam bioflok. (FOTO : Muchlas Hamidi/ TIMES Indonesia)

TIMESJATENG, BANJARNEGARA – Suhu udara ekstrim pada bulan Juli dan Agustus di Wilayah Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah ternyata kerap berdampak kematian pada ikan lele sistem kolam Bioflok.

Sehingga para peternak harus tanggap dan melakukan  inovasi dengan menabur garam krosok dan probiotik pada kolamnya. Sedang untuk kolam konvensional sebaiknya pakan ikan dicampur probiotik.

"Insyaallah jika ini dilakukan secara rutin setiap seminggu sekali ikan lele akan lebih tahan dari kematian," hal ini disampaikan Udiono ketua kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Minadadi Rejeki Gumiwang Kecamatan Purwonegoro, Banjarnegara saat ditanya TIMES Indonesia, Sabtu sore (1/8/2020).

Seperti diketahui, pada saat musim dingin atau suhu udara ekstrim sering menyebabkan ikan lele pada kolam bioflok mengalami stres yang berujung pada kematian.

Dinjelaskan Udiono,  langkah pertama yang dilakukan adalah mengurangi air pada kolam, minimal 1/3 dari debit air yang ada. Setelah itu baru ditaburi garam krosok dengan ukuran 1 -2 kilogram/ 1 meter kubik.

Setelah ditabur garam, kolam diberi probiotik dan molase (tetes tebu) dengan takaran yang sama yakni 25 - 50 mililiter/ 1 meter kubik.

Setelah ketiga unsur tersebut merata baru ditambahkan air. Sedang untuk kolam biasa (konvensional) pakan ikan sebaiknya dicampur dengan probiotik.

"Jadi ikan yang diberi probiotik maka pakan ikan akan menjadi daging semua. Kotoran ikan juga relatif sedikit sehingga tidak menibulkan amoniak berlebihan," kata Udiono.

Ditambahkan Udion, ikan lele sebenarnya tidak tahan dengan perubahan suhu udara ekstrim yang biasa terjadi  pada bulan Juli - Agustus. Puncaknya pada Agustus.

Contoh pada Agustus tahun 2020 ini udara di Kota Banjarnegra fluktuatif bahkan di Dieng Kulon pada sore hari drastis menjadi dingin bahkan muncul butiran es (frost). "Ini la langkah  yang kami lakulan pada kolam Bioflok. Mudah mudahan bermanfaat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com