Sempat Defisit, BUMdes Sarimulyo Kini Mampu Beri Pemasukan untuk Desa

Home / Ekonomi / Sempat Defisit, BUMdes Sarimulyo Kini Mampu Beri Pemasukan untuk Desa
Sempat Defisit, BUMdes Sarimulyo Kini Mampu Beri Pemasukan untuk Desa Jembatan untuk jalur evakuasi warga Sarimulyo yang dibangun oleh Bumdes di Desa Srimulyo Kecamatan Kebonagung (Sumber: Fuhatur Rohman/TIMES Indonesia)

TIMESJATENG, DEMAKBUMdes Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak berhasil mengembalikan defisit keuangannya setelah berupaya mengembalikan aset-aset milik Desa yang tidak terurus.

"Awalnya dari keprihatinan saya melihat aset-aset Desa yang tidak terurus," ujar Abdul Kholiq, Ketua BUMdes Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung Demak. Jum'at (10/7/2020).

Upaya pertama yang dilakukan oleh BUMdes Sarimulyo adalah mengembalikan aset Desa berupa Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) listrik online, pengairan sawah, mesin traktor dan mesin molen.

Jembatan-untuk-jalur-efakuasi-b.jpg

"Aset desa yang berhasil kami selamatkan adalah Pamsimas, listrik online, pengairan, pengairan sawah, mesin traktor dan mesin molen," jelasnya.

Kedua, membayar beban utang Pamsimas dan pengairan sawah. "Dulu Pamsimas punya utang sembilan belas juta tujuh ratus ribu, pengairan sawah punya utang dua puluh dua juta lima ratus ribu. Setelah kami sehatkan, kami bisa menutup utang-utang itu," ungkapnya.

Saat ini BUMDes telah berjalan dengan baik. Mampu memberikan pemasukan pada desa. Serta memberikan bantuan pada warga.

"Alhamdulillah, setelah berjalan selama tiga tahun BUMdes sudah tidak defisit lagi dan bisa memberikan pemasukan kepada Desa," terangnya.

Keberhasilan BUMdes tersebut ditunjukkan dengan pembangunan jembatan untuk jalur evakuasi warga Srimulyo saat sewaktu-waktu terjadi bencana banjir di tanggul Sungai Tuntang

"Alhamdulillah, kami berhasil membangun beberapa sarana Desa seperti membangun tiga buah jembatan di tanggul Sungai Tuntang yang berfungsi untuk jalur evakuasi jika suatu saat tanggul Sungai Tuntang itu jebol seperti yang terjadi di Desa tetangga kemarin. Sungai tersebut merupakan ancaman bagi warga kami," imbuhnya.

Selain pembangunan, BUMdes Sarimulyo juga mamapu membantu warga terdampak Covid-19 dan menyumbang kegiatan pengajian di Desanya. "Alhamdulillah, kemarin muncul Corona tanpa dapat kucuran dana dari pemerintah, kami bisa mandiri untuk memberikan sembako daripada warga terdampak Covid. Kami juga bisa membantu menyubsidi acara pengajian di Desa atau masjid, masing-masing sebesar dua juta dan satu setengah juta," ucapnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com