Indikator
  • Undercontruction

Jokowi Tambah 4 Staf Khusus, Siapa Mereka?

Home / Peristiwa - Nasional / Jokowi Tambah 4 Staf Khusus, Siapa Mereka?
Jokowi Tambah 4 Staf Khusus, Siapa Mereka? Seskab Pramono Anung memberikan penjelasan kepada wartawan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (15/5) sore. (FOTO: Humas/Jay)

JATENGTIMES, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah empat Staf Khusus (Stafsus) baru dari sejumlah Stafsus Presiden yang sudah ada.

“Jadi memang betul ada 4 penambahan staf khusus sesuai dengan keperluan, melihat begitu banyak persoalan. Harapannya staf khusus betul-betul bisa membantu Presiden, karena yang dipilih ini adalah secara langsung operasional,” kata Seskab Pramono Anung kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (15/5) sore.

Keempat Staf Khusus yang baru diangkat Presiden Jokowi itu menurut Pramono adalah sebagai berikut 

1. Abdul Ghofarrozin. Dia adalah putra ulama kharismatik almarhum KH. Ahmad Sahal.  “Staf Khusus ini akan mendampingi Presiden ketika beliau berkunjung ke pondok-pondok pesantren, madrasah, ke lingkungan-lingkungan yang seperti itu,” kata Seskab Pramono.

2. Siti Ruhaini Dhzuhayatin. Perempuan ini adalah tokoh Islam sekaligus aktivis hak asasi manusia. Siti Ruhaini pernah bertugas sebagai Ketua HAM OKI dan Koordinator Gugus Tugas Hak Wanita dan Anak Komisi HAM OKI. 

Menurut Seskab, dia akan jadi Staf Khusus Presiden untuk merespons isu keagamaan yang bersifat internasional.

3. Adita Irawati. Dia adalah mantan Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). 

Menurut Pramono tugas Adita adalah membenahi pola komunikasi pada kementerian dan lembaga karena kehumasan pada kementerian dan lembaga harus direvitalisasi sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kehumasan kementerian dan lembaga kita masih memakai pola lama. Padahal ini eranya media sosial. Butuh mereka yang memahami itu, membuat framing, membangun konten dan sebagainya," kata Paramono.

4. Prof Ahmad Erani Yustika. Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Pramono mengungkapkan bahwa tugas Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya ini adalah untuk membantu Presiden Jokowi merancang kebijakan-kebijakan pada sektor ekonomi.

"Beliau adalah profesor ekonomi dengan latar belakang yang cukup baik. Beliau memahami dana desa yang setiap tahun meningkat, tahun ini Rp 60 triliun. Beliau pakar di bidang ini " ungkap Pramono.

Dengan diangkatnya 4 stafsus baru ini, maka jumlah stafsus Presiden kali ini ada 9 orang. “Jadi yang diangkat adalah orang-orang dengan latar belakang yang profesional, sepenuhnya staf khusus profesional ini,” tegas Pramono Anung.

Pramono Anung meyakini penambahan empat Staf khusus Presiden Jokowi itu tidak akan tumpang tindih dengan Staf khusus Presiden yang sudah ada. Ia mengingatkan tugas Presiden yang begitu besar, sehingga memerlukan tambahan Stafsus. “Banyak tugas yang begitu banyak yang ada di dalam lingkaran Presiden, memerlukan penambahan staf khusus,” jelas Pramono Anung(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com